Belajar Bersama dengan Santri Pondok Pesantren Khusus ABATA

“Setiap anak tunarungu/ gangguan pendengaran bisa mempunyai kemapuan berkomunikaai verbal secara baik, mempunyai pemahaman agama islam yang baik, mempunyai kemampuan untuk beribadah dengan baik” begitulah visi dari pondok pesantren tunarungu ABATA yang berada di perumahan mungseng yang di kelola oleh ustadz lisin dan rekan-rekannya.
.
ABATA adalah konsep pendidikan islam khusus bagi anak tunarungu, berkonsep pesantren yang pertama di indoneaia. ABATA telah memulai kegiatan pembelajaran sejak 1 oktober 2016 dengan santri yang berasal dari berbagai kota di indonesia
.
Kali ini santri kelas Xa Desain Grafika berkesempatan untuk belajar bersama dengan santri pondok Pesantren Khusus Tunarungu ABATA .
Selain melakukan penelitian dan wawancara, santri kelas X a Desain Grafika juga melakukan kegiatan bersama santri pondok pesantren khusus tunarungu ABATA yakni lomba mewarnai dan beberapa permainan untuk meningkatkan komunikasi verbal.
.
Kegiatan santriwati kelas X a dalam mengisi waktu kosong setelah ujian kenaikan kelas,

You may also like...

2 Responses

  1. Andi says:

    Kegiatanya bagus… Sangat menginspirasi
    Semangat adek-adek ku

  2. Niken says:

    Kegiatannya bagus, sangat menginspirasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.